MTs Ell Firdaus 1 Sidareja menyambut pelaksanaan Survei Sahabat KBC pada Selasa, 20 Oktober 2026. Sejumlah murid terpilih mengisi kuesioner secara daring di laboratorium komputer madrasah dengan didampingi guru. Kegiatan ini menjadi bagian dari pemetaan nasional penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah seluruh Indonesia.
Mengenal Survei Nasional dari Kemenag
Survei ini diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam pada 12 sampai 22 Oktober 2026. Pelaksanaannya dibagi menjadi tiga gelombang wilayah, dan hanya digelar pada hari kerja selama periode pelaksanaan. Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Cilacap, masuk gelombang ketiga pada 20 sampai 22 Oktober 2026. Respondennya adalah guru dan murid yang dipilih secara acak sebesar lima persen dari populasi masing-masing provinsi. Guru menjawab 60 pertanyaan, sedangkan murid menjawab 35 pertanyaan. Delapan dimensi yang dinilai meliputi pemahaman, perencanaan, implementasi, budaya, dukungan, refleksi, dampak, dan kemitraan. Pengisian dilakukan melalui portal SAHABAT KBC menggunakan akun pada kartu login yang dibagikan admin madrasah.
Pelaksanaan di Laboratorium Komputer Melfisa
Di MTs Ell Firdaus 1 Sidareja, pengisian berlangsung tertib di laboratorium komputer. Sebelum sesi dimulai, admin madrasah telah menyiapkan kartu login berisi nama pengguna dan kata sandi untuk setiap responden. Para murid duduk di depan perangkat masing-masing dan menjawab pertanyaan berdasarkan pengalaman belajar mereka sehari-hari. Guru pendamping berkeliling memastikan tidak ada kendala teknis, mulai dari proses masuk akun hingga pengiriman jawaban. Suasana ruang laboratorium tampak tenang dan fokus sejak sesi dimulai pada pagi hari. Fasilitas komputer madrasah dimanfaatkan penuh untuk mendukung kelancaran kegiatan berskala nasional ini.
Data untuk Penguatan Kurikulum Berbasis Cinta
Hasil isian para responden menjadi bahan evaluasi bagi Kemenag untuk memetakan sejauh mana Kurikulum Berbasis Cinta diterapkan di madrasah. Kurikulum ini menempatkan nilai kasih sayang, empati, toleransi, dan kepedulian sebagai fondasi pembelajaran. Bagi madrasah, keterlibatan dalam Survei Sahabat KBC adalah wujud dukungan terhadap kebijakan pendidikan yang humanis sekaligus kesempatan menyampaikan kondisi nyata di lapangan. Madrasah berharap hasil survei mencerminkan praktik baik yang selama ini dijalankan para guru di kelas. Data yang terkumpul diharapkan memperkuat program pembinaan guru dan pengembangan lingkungan belajar yang ramah bagi peserta didik.
Informasi kegiatan madrasah lainnya dapat dibaca di situs resmi MTs Ell Firdaus 1 Sidareja dan rubrik berita madrasah. Semoga survei ini membawa kebaikan bagi kemajuan pendidikan madrasah Indonesia.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi.