ME MTS. ELL FIRDAUS 01 MTs · Swasta

Adab Makan dan Minum Menurut Islam

Dipublikasikan 19 Oktober 2026

Adab Makan dan Minum Menurut Islam

Adab Makan dan Minum adalah akhlak mulia yang dicontohkan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Setiap murid perlu memahami tata cara makan dan minum yang Islami agar setiap suapan bernilai ibadah. Makanan dan minuman adalah nikmat besar dari Allah SWT yang wajib disyukuri dengan cara yang benar.

Madrasah seperti MTs Ell Firdaus 1 Sidareja menanamkan nilai ini melalui pembiasaan harian para murid.

Membaca Basmalah Sebelum Menyantap Hidangan

Rasulullah SAW mengajarkan agar setiap murid menyebut nama Allah sebelum makan. Membaca basmalah membuka keberkahan dan menjauhkan godaan setan dari hidangan yang tersaji. Doa sebelum makan berbunyi Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa waqinaa adzaabannaar. Artinya, ya Allah berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami dan jauhkan kami dari siksa api neraka. Kebiasaan kecil ini melatih murid untuk selalu mengingat Allah dalam setiap aktivitas. Murid yang terbiasa membaca basmalah akan tumbuh menjadi pribadi yang penuh adab dan rendah hati.

Menggunakan Tangan Kanan Saat Makan dan Minum

Rasulullah SAW memerintahkan para sahabat untuk makan dengan tangan kanan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, beliau melarang makan dan minum dengan tangan kiri. Tangan kanan melambangkan kebaikan dan kebersihan dalam tradisi umat Islam. Kebiasaan ini perlu dilatih sejak dini agar menjadi karakter yang melekat pada diri murid. Orang tua di rumah dapat mengingatkan dengan lembut setiap kali murid lupa. Guru di madrasah juga memberi teladan nyata saat makan bersama para murid.

Tidak Berlebihan dan Mensyukuri Setiap Nikmat

Islam mengajarkan kesederhanaan dalam segala hal, termasuk dalam urusan makan dan minum. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an agar manusia makan dan minum tetapi tidak berlebihan. Makan secukupnya menjaga kesehatan tubuh dan menjauhkan murid dari sifat mubazir. Makanan yang tersisa sebaiknya tidak dibuang begitu saja tanpa alasan yang jelas. Rasa syukur diwujudkan dengan menghabiskan makanan dan berdoa setelah selesai menyantapnya. Buku-buku akhlak yang membahas tema ini dapat dibaca di katalog pustaka digital.

Berdoa Setelah Makan sebagai Wujud Syukur

Setelah selesai makan, murid dianjurkan membaca hamdalah sebagai tanda terima kasih kepada Allah. Doa setelah makan berbunyi Alhamdulillaahilladzii ath'amanaa wa saqaanaa waja'alanaa minal muslimiin. Artinya, segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami muslim. Kebiasaan ini menanamkan kesadaran bahwa setiap rezeki datang dari Allah SWT semata. Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan, baik yang disukai maupun yang tidak disukainya. Keteladanan ini mengajarkan murid untuk qanaah dan menerima setiap pemberian dengan lapang dada.

Mari terapkan Adab Makan dan Minum dalam keseharian, baik di rumah, di madrasah, maupun di mana pun berada. Kebiasaan baik yang dilakukan terus-menerus akan membentuk akhlak mulia pada diri setiap murid. Semoga Allah SWT menjadikan kita hamba yang pandai bersyukur. Aamiin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi.

Komentar ditinjau pengelola sebelum tampil. Tulis teks biasa — tanda/kode HTML tidak diterima. Email tidak ditampilkan.

Laporkan konten ini

← Semua berita

Berita lainnya