Kegiatan setelah Asesmen Akhir Semester: 15 Ide Bermakna
15 ide kegiatan setelah asesmen akhir semester agar hari-hari menjelang rapor tetap bermakna: refleksi, remedial, proyek mini, literasi, dan kegiatan sosial.
Panduan praktis mengajar murid Tuli di kelas reguler: posisi duduk, cara memberi instruksi, media visual, penilaian, dan kerja sama dengan orang tua.
Semakin banyak murid Tuli belajar di sekolah inklusif. Data Kemendikdasmen menyebutkan sekitar 217 ribu dari 381 ribu peserta didik berkebutuhan khusus kini belajar di sekolah inklusif. Bagi guru kelas reguler, mengajar murid Tuli bisa terasa menantang, terutama jika belum pernah mendapat pelatihan.
Kabar baiknya, banyak penyesuaian sederhana yang langsung bisa dilakukan. Panduan ini merangkum langkah praktis mengajar murid Tuli di kelas reguler.
Setiap murid Tuli berbeda. Sebelum menyusun strategi, cari tahu:
Tanyakan langsung kepada murid dan orang tuanya. Mereka paling tahu apa yang membantu.
Instruksi lisan mudah terlewat. Biasakan menuliskan tujuan pelajaran, langkah tugas, tenggat pengumpulan, dan kosakata baru. Kebiasaan ini membantu semua murid, bukan hanya murid Tuli.
Guru tidak harus fasih BISINDO untuk mulai. Menguasai beberapa isyarat dasar seperti salam, terima kasih, dan "paham?" sudah membuat murid merasa diterima. Libatkan juga teman sekelas agar mereka bisa berkomunikasi dengannya.
Orang tua adalah mitra utama. Sampaikan perkembangan murid secara rutin, termasuk hal kecil seperti keberanian bertanya di kelas atau kemajuan menulis. Catatan seperti ini sering lebih bermakna daripada angka.
Guru tidak harus berjalan sendiri. Ajukan kepada Kepala Sekolah pelatihan BISINDO untuk guru, guru pendamping khusus, dan kerja sama dengan SLB terdekat atau komunitas Tuli.
Mengajar murid Tuli membutuhkan waktu dan perhatian lebih. Masalahnya, waktu guru sering habis untuk administrasi yang berulang. ASIS hadir dengan visi agar guru kembali menjadi pendidik, bukan operator.
Di ASIS, data murid cukup dicatat sekali lalu dipakai untuk presensi, nilai, dan rapor. Guru dapat menulis catatan perkembangan khusus untuk murid Tuli, dan orang tua bisa membacanya lewat ASIS Mobile. Untuk media visual, guru bisa memakai lab interaktif di Studio dan buku pelajaran di Pustaka, semuanya dengan akun yang sama.
ASIS gratis untuk semua sekolah, termasuk sekolah inklusif dan SLB. Untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, tersedia Basmalah yang juga gratis. Daftarkan sekolah Anda di asis.id.
Sumber data: RRI – Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Bilingual Murid Tuli.
15 ide kegiatan setelah asesmen akhir semester agar hari-hari menjelang rapor tetap bermakna: refleksi, remedial, proyek mini, literasi, dan kegiatan sosial.
Menilai software pondok pesantren dari sisi keamanan data santri dan dukungan teknis untuk model web, Android, dan instal di server, plus daftar cek.
Cara mengisi rapor SMA mata pelajaran pilihan saat murid satu rombel mengambil paket berbeda: alur nilai, contoh format, dan kesalahan yang dicegah.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.