Sistem Informasi Madrasah Diniyah: Pengertian dan Manfaat
Apa itu sistem informasi madrasah diniyah? Penjelasan komponen, cara kerja dalam kegiatan madin sehari-hari, dan manfaatnya bagi pengelola dan wali.
Panduan membaca rapor kurikulum merdeka orang tua: arti nilai akhir, deskripsi capaian, kokurikuler, catatan wali kelas, dan pertanyaan untuk guru.
Saat menerima rapor, banyak orang tua langsung mencari angka terbesar dan terkecil, lalu bertanya "ranking berapa?". Rapor Kurikulum Merdeka dirancang untuk dibaca dengan cara lain. Panduan membaca rapor Kurikulum Merdeka orang tua ini membantu Bapak/Ibu memahami setiap bagian rapor, mengetahui apa yang paling penting, dan mengubah isi rapor menjadi langkah nyata di rumah.
Singkatnya: baca deskripsi capaian dan catatan wali kelas lebih dulu, baru angka. Angka memberi gambaran umum, sedangkan deskripsi menjelaskan apa yang sudah dan belum dikuasai anak.

Format setiap sekolah bisa sedikit berbeda, tetapi umumnya rapor berisi bagian berikut.
| Bagian | Artinya | Yang perlu Bapak/Ibu perhatikan |
|---|---|---|
| Nilai akhir | Angka 0–100 per mata pelajaran dari hasil asesmen | Bandingkan dengan semester lalu, bukan dengan anak lain |
| Capaian kompetensi | Kalimat tentang kompetensi yang sudah dikuasai dan perlu ditingkatkan | Bagian terpenting untuk pendampingan di rumah |
| Kokurikuler | Kegiatan lintas mata pelajaran dan dimensi profil lulusan yang tampak | Gambaran sikap dan keterampilan anak dalam kegiatan nyata |
| Ekstrakurikuler | Kegiatan pilihan dan keterangannya | Minat dan bakat anak |
| Ketidakhadiran | Jumlah sakit, izin, tanpa keterangan | Pola absen yang perlu dibicarakan |
| Catatan wali kelas | Gambaran umum perkembangan anak | Pesan pribadi guru untuk keluarga |
Catatan: sejak Permendikdasmen 13/2025, projek P5 diganti kegiatan kokurikuler. Bila di rapor anak muncul istilah kokurikuler, itulah penggantinya.
Kehadiran adalah dasar segalanya. Bila anak sering tidak hadir tanpa keterangan, nilai rendah mungkin berasal dari ketertinggalan materi, bukan kemampuan.
Cari dua hal: apa yang sudah dikuasai anak, dan apa yang perlu ditingkatkan. Contoh:
"Menunjukkan penguasaan yang baik dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat. Perlu penguatan dalam menyelesaikan soal cerita perbandingan."
Artinya, anak sudah lancar berhitung, tetapi kesulitan memahami soal yang dibungkus cerita. Di rumah, latihan membaca soal cerita akan lebih membantu daripada latihan berhitung biasa.
Catatan ini sering berisi hal yang tidak terlihat dari nilai, misalnya anak mulai berani bertanya atau masih sering terlambat mengumpulkan tugas.
Gunakan angka untuk melihat tren. Nilai Matematika dari 72 menjadi 78 adalah kemajuan, walaupun belum setinggi teman sekelas.
Kurikulum Merdeka menekankan perkembangan setiap anak terhadap tujuan pembelajaran, bukan membandingkan anak satu dengan yang lain. Banyak sekolah tidak lagi mencantumkan peringkat kelas. Bila ingin tahu posisi anak, tanyakan kepada guru kompetensi mana yang perlu dikejar, bukan urutan ke berapa.
Tergantung kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sekolah untuk mapel tersebut. Tanyakan kepada guru apakah nilai itu sudah memenuhi kriteria dan bagian mana yang masih kurang. Pembahasan lebih rinci ada di artikel "Bolehkah Nilai Rapor di Bawah KKTP? Ini Aturannya".
Pola kalimat deskripsi memang sering mirip. Perhatikan kompetensi yang disebut; bila sama persis dengan anak lain dan Bapak/Ibu ragu, tanyakan contoh hasil kerja anak.
Tidak. "Perlu bimbingan" atau "perlu penguatan" berarti ada kompetensi yang belum dikuasai dan masih bisa dikejar dengan latihan.
Saat pembagian rapor, waktu bertemu guru biasanya singkat. Siapkan dua atau tiga pertanyaan saja.
Cara membaca rapor Kurikulum Merdeka orang tua sangat menentukan bagaimana anak memaknai hasil belajarnya. Beberapa prinsip:
Beberapa kebiasaan saat membaca rapor Kurikulum Merdeka orang tua justru membuat anak kehilangan semangat:
Deskripsi capaian kompetensi, karena menjelaskan apa yang sudah dan belum dikuasai anak.
Kebanyakan sekolah tidak lagi mencantumkan ranking. Fokusnya pada perkembangan setiap anak terhadap tujuan pembelajaran.
Kegiatan pembelajaran lintas mata pelajaran yang menggantikan P5 sejak Permendikdasmen 13/2025. Deskripsinya menggambarkan sikap dan keterampilan anak dalam kegiatan nyata.
Minta waktu bertemu guru, tanyakan dasar penilaian dan contoh hasil kerja anak. Bicarakan dengan tenang dan fokus pada langkah perbaikan.
Tergantung sekolah. Sekolah yang memakai rapor digital biasanya memungkinkan orang tua melihat rapor lewat aplikasi.
Rapor sering menjadi kejutan karena orang tua baru melihat perkembangan anak di akhir semester. Saat itu, waktu untuk membantu sudah habis, dan pertemuan dengan guru terlalu singkat untuk membahas semuanya.
Di sekolah yang memakai ASIS, wali murid bisa melihat presensi anak, termasuk notifikasi saat anak masuk dan pulang sekolah, pengumuman, tagihan, dan rapor dari e-Rapor Kurikulum Merdeka lewat aplikasi. Guru mencatat perkembangan di profil murid sepanjang semester, sehingga deskripsi rapor lebih spesifik. Panduan membaca rapor Kurikulum Merdeka orang tua di atas pun lebih mudah dipraktikkan karena kabar datang bertahap, bukan sekaligus. Untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, wali santri memakai aplikasi Basmalah dari ekosistem ASIS.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Ajak sekolah anak Bapak/Ibu mengenal ASIS di asis.id.
Apa itu sistem informasi madrasah diniyah? Penjelasan komponen, cara kerja dalam kegiatan madin sehari-hari, dan manfaatnya bagi pengelola dan wali.
Contoh laporan tahunan kepala sekolah untuk dinas dan yayasan: sistematika bab, isi tiap bagian, tabel capaian, dan tips agar ringkas dan meyakinkan.
SIM TPQ adalah sistem informasi manajemen untuk Taman Pendidikan Al-Qur'an. Kenali modulnya, prioritas penerapan, dan target tiap tahap secara realistis.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.