Aplikasi Keuangan Pesantren: Syahriah sampai Uang Saku
Aplikasi keuangan pesantren berasrama harus mengelola syahriah, uang makan, uang saku, tabungan, laundry, kantin, dan donasi. Ini kriteria dan daftar ceknya.
Ruang baca berisi panduan singkat, artikel, dan catatan yang membantu sekolah memahami digitalisasi ASIS.
Artikel terbaru lengkap dengan kategori, tanggal terbit, dan ringkasan singkat.
Aplikasi keuangan pesantren berasrama harus mengelola syahriah, uang makan, uang saku, tabungan, laundry, kantin, dan donasi. Ini kriteria dan daftar ceknya.
Panduan menyusun kurikulum pesantren: jenjang ula–ulya, contoh daftar kitab per tingkat, metode sorogan dan bandongan, target hafalan, dan evaluasi santri.
Aplikasi jadwal pelajaran pesantren harus menyatukan sekolah formal, diniyah, pengajian kitab, tahfidz, dan kegiatan asrama santri tanpa bentrok.
Aplikasi nilai pesantren berasrama: menyatukan nilai kelas formal, diniyah dan kitab, tahfidz, serta akhlak asrama, lengkap dengan format dan alurnya.
Aplikasi absensi pesantren berasrama: kode ketidakhadiran, pola absen yang perlu diwaspadai, tindak lanjut bertingkat, dan kabar cepat ke wali santri.
Aplikasi presensi pesantren berasrama: peta titik hadir dari kelas, diniyah, masjid, hingga asrama, pembagian peran ustaz, dan kriteria memilihnya.
Aplikasi akademik pesantren berasrama harus mengurus kelas formal, diniyah, tahfidz, dan kitab sekaligus. Ini kriteria, cara kerja, dan daftar ceknya.
ASIS untuk pesantren berasrama: ASIS mengelola sekolah formal dan asrama, Basmalah gratis menyambungkan wali santri ke hafalan, izin, dan uang saku.
Panduan Basmalah wali santri: pasang aplikasi, pindai QR dari pesantren, masuk dengan nomor HP atau surel terdaftar, lalu data anak tersambung.
Pilih kategori untuk membaca semua artikel dengan topik yang sama.
341 artikel
189 artikel
128 artikel
112 artikel
86 artikel
78 artikel
57 artikel
54 artikel
44 artikel
40 artikel
31 artikel
28 artikel
26 artikel
24 artikel
22 artikel
21 artikel
17 artikel
16 artikel
14 artikel
10 artikel
Kalau ada tema yang perlu diprioritaskan, kita bisa turunkan ke artikel yang lebih dekat dengan kebutuhan lapangan.